PADANG,Liputan016 — Kursi orang nomor satu di Polda Sumatera Barat kembali berganti. Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy resmi dimutasi dari jabatan Kapolda Sumbar setelah hanya sekitar tiga bulan memimpin. Kabar ini langsung mengejutkan publik, mengingat masa jabatan yang terbilang sangat singkat.
Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, membenarkan adanya penggantian tersebut. Menurutnya, mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP/2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
“Memang benar ada penggantian berdasarkan Surat Telegram Kapolri terbaru,” ujar Susmelawati di Padang, Sabtu.
Posisi yang ditinggalkan Djati akan diisi oleh Irjen Pol Jawari, perwira tinggi berpangkat bintang dua yang sebelumnya menjabat di lingkungan Polri. Sementara itu, Djati sendiri mendapat penugasan baru sebagai Pati Baintelkam Polri dengan penugasan khusus di Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).
Bukan karena Masalah, Ini Kata Polri
Menanggapi singkatnya masa jabatan Djati, Susmelawati menegaskan bahwa mutasi dan rotasi adalah hal lumrah dalam dinamika organisasi Polri. Ia menyebut pergantian ini murni untuk memenuhi kebutuhan institusi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas.
“Mutasi tersebut tidak berkaitan dengan persoalan tertentu di lingkungan institusi kepolisian. Kami meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai alasan pergantian pimpinan Polda Sumbar,” tegasnya.
Jejak Tiga Bulan yang Tak Bisa Dilupakan
Meski hanya menjabat sekitar tiga bulan, Djati tercatat meninggalkan sejumlah jejak penting selama memimpin Polda Sumbar. Berbagai program penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) dijalankan, mulai dari pemberantasan aktivitas pertambangan ilegal, pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, hingga penindakan terhadap peredaran narkoba.
Tak hanya itu, Djati juga diketahui meningkatkan penanganan dan mitigasi bencana di wilayah Sumbar. Ia bahkan turun langsung memimpin penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok pada 21 September lalu, mengawal personel Polri di lapangan untuk membantu masyarakat terdampak.
Dengan pergantian ini, publik kini menanti sepak terjang Irjen Pol Jawari sebagai Kapolda Sumbar yang baru. Akankah membawa angin segar, atau justru melanjutkan estafet kepemimpinan yang telah berjalan? Waktu yang akan menjawab.





































