BINTUANGANSATIBENAI—Sejumlah Tokoh masyarakat di kecamatan Benai menyebutkan bahwa, Oknum Kades Inisial FS, selah tiga bulan terakhir tidak lagi Beraktivitas Sebagai Penadah Emas Ilegal. Kamis 15 Januari 2026 petang WIB.
Seorang Tokoh Masyarakat Kenegerian Siberakun, Suhar, menyebutkan,”Tidaklah FS itu seperti dikabarkan seorang narasumber melalui media online tirainusantara.co.id terbitan semalam 14 Januari 2026 yang berjudul “”Lapor Pak Kapolda Riau, Diduga Polres Kuansing Tidak Berdaya Menangkap Inisial F Kades Gunung Kesiangan Sebagai Penada Emas Bersakla Besar”” tulis judul berita itu,”Ujar Suhar yang juga tokoh adat di Kenegerian Siberakun.
“Tambah orang yang biasa akrab disapa ‘Mak Suhar’ itu dengan asli logat desa Banjar Lopak Benai, sedikit terlihat ia tubuhnya menggigil memerah marah.
Tak hanya itu, Daut, pemilik warung pun mengakui,”FS itu sama kita ketahui Oknum Kepala desa di Kecamatan Benai, jadi ia wajar saja ngopi bareng Kanitresrim, personil lainnya dari Polsek Benai. Saya dengar komunikasi FS dan Personil Polsek Benai, semua tentang Kamtibmas di desa desa, saling bercengkrama gitu,”Terang Daut pemilik warung ke Awak Media ini, Kamis 15 Januari 2026 petang WIB.
Kemudian, diminta tanggapan Beni Ardi (Tokoh Muda) Kecak Benai,”Setelah saya runut membaca link berita yang terbit semalam, disitu memang narasumber tidak jelas, sepertinya ‘menulis bebas‘” Kata Beni Ardi menjelaskan ke Awak Media ini.
Masih kata Beni Ardi, “FS tak dikonfirmasi, Kanit Reskrim tak dikonfirmasi, nama Isup disebutkan, tapi pun tak dikonfirmasi atau orang warung tempat Kanit dan FS bertemu itu, semua bisa sebagai sumber ataupun narasumber untuk diwawancarai,”Kata Beni Ardi, yang mengakui mengetahui bagaimana karya-karya jurnalistik yang berpegangan teguh ke 11 kode etik jurnalistik.
Sementara itu, yang dilansir diduga rilis pada situs media online tirainusantara.co.id (Selengkapnya Masuk ke Link).
Pewawancara : Karta Atmaja.
Penulisan Inisial FS (Sesuai KEJ Pasal 7).












































