BANYUASIN,SUMSEL – Liputan106, – Sejumlah Petani di Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, mengeluhkan belum tersedianya bantuan bibit dan sarana pertanian dari pemerintah, sementara waktu tanam padi sudah seharusnya dilakukan, di tambah lagi kondisi lahan sawa sudah banyak yang kering kerontang karena kemarau.
Sejumlah petani mengatakan bahwa kebutuhan tersebut sangat diperlukan saat ini karena sudah memasuki masa tanam, Senin, 30 Maret 2026.
Ahyak petani di Desa Lebung Banyuasin saat ditanya Wartawan, mengatakan, sekarang ini belum ada bantuan baik bibit, pupuk, racun hama, maupun yang lain-lainnya.
“Heran juga kenapa Pemerinta Daerah Banyuasin tidak pernah perhatikan petani di Kecamatan Rantau Bayur ini padahal di beberapa kecamatan wilaya perairan Kab Banyuasin Sumsel program bantuan pertanian banyak sekali apalagi kita lihat dan dengar sama-sama capaian di sektor pertanian.
Kabupaten Banyuasin meraih penghargaan bergengsi tingkat nasional sebagai peringkat pertama dalam peningkatan produksi beras/gabah di Indonesia tahun 2025/2026, yang diserahkan langsung oleh Presiden, gumamnya.
Tambah Ahyak, tapi kenapa kita sebagai petani di Kab Banyuasin Sumsel bisa lihat dan dengar tidak pernah rasakan bahkan bisa dikatakan keberlangsungan dan kesejahteraan masyarakat petani di Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan ini sangat-sangat menyedihkan ucap Ahyak padahal kami sangat berharap pemerintah dapat menurunkan bantuan.
Ditambahkannya lagi oleh Ahyak, bahwa keterlambatan bantuan ini membuat mereka kesulitan mempersiapkan lahan dan berisiko menunda masa tanam, yang nantinya bisa mempengaruhi hasil panen jelasnya.
“Harapan yang sama diungkapkan Marwandi warga Desa Tebing Abang menyebutkan bahwa kami terpaksa harus membeli bibit sendiri dengan harga pasar yang cukup tinggi karena tidak mau menunggu lebih lama lagi itupun bibit yang kami tanam bermacam-macam jenis padinya, daripada tanah sawah kami kosong ungkap Marwandi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai kapan bantuan bibit dan sarana pertanian tersebut akan didistribusikan kepada para petani. (Rn).













































