Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum, serta dihadiri jajaran pejabat utama Polda Riau. Turut hadir Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., bersama para pejabat bidang humas, Kapolres jajaran, Kasi Humas, serta operator pengelola informasi publik.
Dalam arahannya, Kapolda Riau menegaskan bahwa fungsi kehumasan tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, melainkan menjadi representasi wajah Polri di tengah masyarakat. Oleh karena itu, pendekatan humanis dan komunikasi yang efektif menjadi faktor utama dalam membangun citra institusi.
“Humas harus mampu menjadi jembatan antara Polri dan masyarakat. Informasi yang disampaikan harus jelas, cepat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penyampaian informasi. Selain itu, seluruh personel diingatkan untuk menjaga integritas, termasuk komitmen tegas dalam pemberantasan narkoba serta menghindari keterlibatan dalam praktik kejahatan.
Kapolda Riau juga menyoroti tantangan di era digital yang semakin kompleks, di mana arus informasi bergerak sangat cepat dan rawan disusupi berita bohong. Oleh sebab itu, peran humas dalam memanfaatkan media sosial secara optimal menjadi sangat krusial, baik untuk menyebarkan informasi positif maupun menangkal hoaks.
Sejalan dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat strategi komunikasi digital melalui konten yang kreatif dan edukatif.
Ia menjelaskan bahwa ke depan, produksi konten akan difokuskan pada video, infografis, serta narasi yang mudah dipahami masyarakat agar pesan kepolisian dapat tersampaikan secara efektif dan menarik.
“Kami mendorong peningkatan kualitas konten publikasi agar lebih informatif, kreatif, dan mudah diterima masyarakat,” ungkap Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.
Selain itu, jajaran humas juga didorong untuk meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi serta merespons secara cepat berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya informasi yang berpotensi menyesatkan.
Dalam Rakernis tersebut turut dibahas pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari media massa, pemerintah daerah, hingga masyarakat, dalam menyampaikan informasi publik. Kolaborasi ini dinilai penting terutama dalam menyikapi isu–isu strategis seperti kebakaran hutan dan lahan yang kerap menjadi perhatian di Provinsi Riau.
Melalui kegiatan ini, Polda Riau berharap kinerja bidang humas semakin profesional, modern, dan terpercaya. Dengan komunikasi yang terbuka dan humanis, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.(SN)











































