LTD—Polres Kuansing wilayah hukum Polsek Logas Tanah Darat (LTD), tepatnya di desa Lubuk Kebun yang lebih dikenal dengan nama sebutan “Simpang Kampar“. Dimana, diketahui disana masih tetap bebas beroperasi Judi Toto Gelap (Togel) hingga saat ini, Senin 1 Juni 2026 WIB.
Pengakuan warga yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan,”Diduga hal ini dapat berlangsung aman dan nyaman akibat ‘mendapat restu’ dari oknum Bhabinkamtibmas inisial Aipda BM desa Lubuk Kebun kecamatan Logas Tanah Darat, Wilayah Hukum Polsek LTD Polres Kuansing,”Ucap Narasumber Inisial NN kepada Awak Media ini, Senin 1 Juni 2026 pagi WIB.
Pasalnya, disampaikan oleh narasumber tersebut, membeberkan bahwa perjudian togel hampir disetiap sudut Warung Kopi, warung tuak selalu ada, bahkan pembahasan melulu tentang judi togel seperti telah “Membudaya”.
Maraknya aktivitas perjudian ini dianggap sebagai biang keroknya angka kejahatan meningkat tajam, bahkan mengancam keretakan rumah tangga ditengah–masyarakat harga TBS anjok di Kuansing.
” Judi Togel sudah marak lagi kalau di LTD atau di Seputaran Simpang Kampar , kabupaten Kuansing ini, semua sudah ada pos – posnya jadi aman, bandar tak takut ditangkap lagi, apalagi Oknum Bhabinkamtibmas desa Lubuk Kebun ini juga dapat bagian,” terangnya.
Tambahnya, “semua agen – agen kecil yang dari desa lain di LTD atau dari Toro Jaya, semua menyetor ke Simpang Kampar, ke Oknum Marga Manalu itu, “Jelas NN ke Awak Media ini.
”Semua menyetor ke Oknum Marga Manalu Simpang Kampar. Ia bandar besar sudah membentuk seperti organisasi. Jadi dari tiap pelosok desa nyetor ke Oknum Marga Manalu tersebut. Tapi untuk Polsek LTD atau ke pihak Polres Kuansing saya tidak tahu lewat siapa! bisa jadi lewat oknum Bhabinkamtibmas Aipda BM itu juga “Kata warga inisial NN, sedikit ragu untuk jatah Polres dan Polsek, kaarena ia tahu hanya Oknum Bhabinkamtibmas Aipda BM desa Lubuk Kebun yang selalu mendapatkan bagian JATAH PREMAN (Japrem)
Terkait Informasi tersebut, Kapolsek LTD AKP Masjidil, SH.MM dan Oknum Bhabinkamtibmas desa Lubuk Kebun (Simpang Kampar) serta Oknum Marga Manalu, masih upaya tahap konfirmasi saat berita ini diterbitkan ke ruang publik.













































