SIMANDOLAK –Warga dusun Kampung Durian dan Dusun Simanrondan desa Simandolak, kecamatan Benai terus menutup hidung saat mencium bau busuk yang diduga berasal dari Limbah Pabrik Kelapa Sawit Milik PT SBL, di Teratak Air Hitam, kecamatan Sentajo Raya, kabupaten Kuantan Singingi. Bau menyengat yang muncul biasanya sudah terasa pada saat malam hingga pagi hari.
Kunurissamsi (54 tahun), warga dusun Kampung Durian mengungkapkan, aroma busuk paparan bau limbah yang tercium indra mereka, biasanya karena hembusan angin yang mengarah kepemukiman warga Simandolak terkhusus kami di dua dusun yaitu Kampung Durian dan Dusun Simanrondan desa Simandolak. Warga belum bisa berbuat banyak untuk mengatasi paparan bau busuk itu dan hanya mampu menangkisnya dengan menutup hidung.
“Memang sangat parah bau busuk itu dan kami khawatir terdampak terhadap kesehatan anak balita kami. Apalagi balita dan anak anak itu rentan dengan penyakit yang disebabkan oleh bau limbah busuk menyengat,” kata Kunurissamsi, Kamis, 25 September 2025 dinihari WIB
“Kami selaku warga mengharapkan kepada pemerintahan untuk menindaklanjuti bagaimana supaya lingkungan disekitar kami ini tidak tercemar oleh bau busuk limbah. Minimal sebulan sekali, PT SBL melakukan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat khususnya anak anak di sekitar kami ini,” katanya.
Sebagai warga yang terdampak bau busuk, warga meminta kesepakatan PT SBL untuk memperbaiki sistem pengelolaan limbahnya yang berbau busuk menyengat itu. Memang , jarak tempuh udara dari PT SBL di Teratak Air Hitam ke Simandolak hanya dibatasi hamparan Sawah yang luas tidak ada pemohonan untuk menghalangi bau busuk Lewat udara, oleh sebab itulah bau busuk terus dirasakan warga Simandolak yaitu dusun Kampung Durian dan Dusun Simanrondan. (Krt)














































