Barito Utara ,Liputan106 – Telah terjadi lagi insiden penguasa atau mafia tanah diwilayah Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah,salah satu ponakan atau saudara pemilik lahan di 190 yang telah di rampas oleh pihak PT Nusa Persada Resources (NPR),kami meminta kepada Pimpinan Tinggi yang ada di Jakarta Bapak Presiden Prabowo,Komnas HAM ,dan DPR RI Komisi III ikut turun langsung ke lokasi tempat kami yang sudah diambil oleh mafia tanah,”ujar Prianto.
Melalui beberapa awak media yang turun langsung ke lokasi lahan pada tanggal 21/05/2026 mewawancarai langsung kepada korban pemilik lahan ternyata benar,awak media sangat terkejut karena dilihat di lokasi lahan sungguh sangat heran ternyata lahan pemilik Adat Desa Karendan telah porak poranda tidak karuan,”tegas beberapa wartawan di lokasi.
Berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi sudah jelas Undang Undangnya namun pihak Perusahaan tetap mengambil alih lahan milik warga adat tersebut,”tegas salah satu ponakan pemilik lahan.
Lanjut Pemilik lahan pada saat wawancara awak media menegaskan lahan yang telah di rebut PT NPR bukan sedikit tetapi sampai lebih kurang seluas 1.808 hektar berdasarkan Surat Keterangan Tanah (SKT),”ujar Prianto selaku salah satu pemilik lahan yang jumlahnya ada lebih dari ratusan warga yang terdampak.
Tak hanya itu saja dari 1.808 hektar ternyata sudah di tanami kebun karet yang isinya tidak sedikit tetapi sampai 3000pohon karet yang sudah habis di babat para mafia tanah yaitu PT Nusa Persada Resources (NPR).
Maka kami sebagai warga Adat Desa Karendan Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah saya mewakili dari ratusan warga yang terdampak lahanya sudah porak poranda meminta sekali lagi Bapak Presiden RI (Prabowo Subianto)dan Komnas HAM serta Ketua DPR RI Komisi III untuk ikut peduli dan membantu kami para warga yang terdampak,saya atas nama pribadi dan mewakili warga mohon dan mohon turun langsung dan lihat langsung ke lokasi kami terima kasih ,”tutup Prianto salah satu mewakili ratusan warga .(SN)












































